Saturday, February 13, 2010

Memutihkan Gigi, Apakah Benar-Benar Aman?

Posted by dhenique at Saturday, February 13, 2010
Tampil dengan gigi putih pasti membuatmu semakin percaya diri. Dengan perkembangan inovasi dunia kedokteraan saat ini, memiliki gigi putih bukanlah sekedar impian. Pemutihan gigi (teeth whitening) biasa dilakukan oleh orang-orang yang memiliki noda pada gigi atau mereka yang merasa warna giginya tidak cemerlang. Ada dua alternatif untuk mendapatkan gigi putih sempurna, kamu bisa menggunakan produk pemutihan gigi yang banyak dijual dipasaran, selain itu kamu juga bisa mengikuti program pemutihan gigi yang tersedia di dental care. Hal yang patut kamu waspadai adalah tidak sepenuhnya proses pemutihan gigi itu aman. Orang-orang yang memutihkan gigi banyak mengalami berbagai komplikasi, dari iritasi ringan sampai derita rasa sakit yang berkepanjangan.

Sering kamu lihat di TV, publik figur tersenyum manis dengan gigi putih yang menawan. Mereka tidak menyadari bahaya yang mengintai kesehatan gigi mereka. Meskipun terkadang efek pemutihan gigi tidak terlalu serius, namun tetap saja kita harus mewaspadainya. Pemutihan gigi memberi efek tidak langsung pada enamel gigi dan gusi. Biasa jadi karena perawatan yang kurang tepat, warna gigi justru bisa lebih kusam dari sebelumnya.

Proses pemutihan gigi jangka panjang dapat menyebabkan iritasi pada gigi dan gusi. Hal ini terjadi karena produk pemutihan gigi menggunakan bahan kimia seperti Hidrogen Peroksida. Sebagian besar orang yang mengikuti program pemutihan gigi tidak melakukan perawatan paska treatment dengan benar. Pemutihan gigi, seperti perawatan gigi lainnya harus dilakukan dibawah pengawasan ahli. Dokter gigi adalah orang yang tepat untuk berkonsultasi mengenai jika kamu berminat melakukan pemutihan gigi. Jika dilakukan dengan benar, pemutihan gigi adalah proses yang tidak berbahaya. Hal ini menjadi berbahaya jika kamu membeli produk pemutihan gigi dipasaran tanpa pengawasan seorang dokter gigi.
Hal yang harus diperhatikan bahwa produk pemutihan gigi menggunakan hidrogen peroksida yang dapat menyebabkan iritasi pada jaringan halus dan lembut yang ada dimulutmu. Ketika proses pemutihan gigi dilakukan di dental care, dokter gigi akan melakukan pencegahan agar bahan kimia hanya berkontak langsung dengan gigi saja. Dalam beberapa kasus ditemukan terjadi peningkatan sensitivitas gigi terhadap panas dan dingin, mereka juga sering bermasalah jika mengkonsumsi makanan tertentu seperti kopi atau cola. Tidak jarang para pasien juga mengalami iritasi pada gigi mereka. Hal ini disebabkan oleh produk pemutih gigi yang tertelan oleh pasien sehingga menyebabkan mual, muntah,atau munculnya rasa panas dalam mulut mereka.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Georgetown University menemukan bahwa hidrogen peroksida dapat menyebabkan kanker lidah. Penemuan ini berdasarkan pada  ditemukannya kasus beberapa orang pasien terkena kanker setelah mereka melakukan program pemutihan gigi.Kanker terjadi karena hidrogen peroksida pada gel pemutih gigi mengalami kebocoran sehingga memicu terbentuknya "radikal bebas",ini adalah sel penyebab kanker lidah.

Tidak ada salahnya kamu mengikuti program pemutihan gigi, terutama jika itu bertujuan untuk menunjang penampilan. Hal yang diperhatikan bahwa sebaiknya kamu menggunakan produk pemutihan gigi yang aman. Kemudian ikuti petunjuk pemakaiannya dengan benar. Jika kamu melakukan pemutihan gigi di dental care, pastikan bahwa itu dilakukan dibawah pengawasan dokter gigi profesional.

0 comments:

Post a Comment

Silahkan memberi komentar posting ini

 
Go Girly Copyright © 2010 by dhenique Designed by Ipietoon.com - Vector by Artshare.ru